Posted in leadership, Peradaban

Am I Handsome ?

Sebelumnya saya mengucapkan selamat kepada pasangan Ahmad Heryawan – Dede Yusuf (HADE) yang telah terpilih secara quick count sebagai gubernur jabar periode 2008-2013. Semoga benar-benar bisa amanah dalam mengemban amanah. Jujur, adil, rakyat sejahtera, kehidupan harmonis, panjang umur (lho???), sakinah mawaddah warahmah (lho lagi???), semoga diterima amalan-amalannya dan diampuni dosa-dosanya (janji deh, ini lho yg terakhir)

Lalu apa hubungannya dengan title di atas ? Bukannya mau mbanding-mbandingin kegantengan diri sendiri dengan kegantengan pasangan HADE, kalo itu sih jujur saya akui saya kalah kalo dibandingkan dua orang di atas. Kalah jelek maksudnya … hehe …

To the point aja deh … mau mengungkap sedikit fakta yang terjadi pada hari pencoblosan pilkada jabar kemaren. Berdasarkan penelitian, observasi, percobaan, tahajjud seminggu tujuh malam (ya iya lah), puasa senin kamis, menyendiri di gua, hijrah ke Madinah (perasaan gk segitunya deh) … terbukalah fakta bahwa

eng … ing … eng …

Pemilih yg mengambang memutuskan untuk memilih salah satu calon pada lima detik sebelum mencoblos surat suara

So, kalo gitu pertimbangan apa yang mendasari para pemilih mengambang untuk memilih salah satu calon ? Emang ada tulisan visi-misi di kertas pencoblosan itu ? atau ada rencana program kerja ? perasaan nggak deh, trus apa dong ???

(lagi) eng … ing … eng …

KEGANTENGAN

“Si HADE mah kasep pisan … ” itu kata salah satu ibu2 di purwakarta setelah ditanya mencoblos siapa …

So, handsome is the other way to attract people (especially mother2) to vote you …

Kembali ke pertanyaan di judul … Am I Handsome enough ???

Author:

Hanya seseorang ... Yang selalu berharap ... Untuk bisa terus memperbaiki diri ... Memperbaiki orang lain ... dan memperbaiki bangsa ini ...

7 thoughts on “Am I Handsome ?

  1. whoo…Strategi politik yang gambling tapi hokinya lagi gede. Hehe. just kidding!

    “tapi emang terbukti selebritis bisa jadi lumbung suara … sbelum dede yusuf ada rano karno dan marissa haque”

  2. iya nih, Yanuar kayanya mau terjun ke dunia politik, analisisnya sampai mendetil seperti ini… Ganteng? kan uda ada photoshop sekarang, yan.. hehe…

    “wew, terjun dari elektro aja gk berhasil2 baz …”

  3. Sabtu, 30 Agustus 2008 10:14

    KOMENTAR FANS MARISSA HAQUE Kapanlagi.com – Artis papan atas Marissa Haque mengatakan bahwa dirinya gelisah dunia entertainment yang selalu menyorot artis dari sisi popularitas saja. Sudah saatnya artis yang memang berlatar akademis tidak hanya disorot keartisannya. Marissa menunjuk Baim, mantan vokalis Ada Band dan Artika Sari Devi yang yang keduanya lulusan sarjana S-2 hukum.

    “Selalu saja kami disorot dari sisi artis. Saya jarang dimintai pendapat tentang hal lain di luar keartisan. Bagi publik, hal itu juga membuat image artis tidak cerdas. Saya ingin jadi akademisi negarawati sejati,” kata Marissa Haque, saat berbincang dengan KapanLagi.com di Hotel Grand Mercure Yogyakarta, Jumat (29/8).

    Wanita kelahiran Balikpapan 15 Oktober 1962 ini mengatakan bahwa dirinya 2-3 pekan lagi lulus sarjana S3 dari IPB jurusan Pengelolaan Sumber Daya Alam. Selain itu, Marissa juga sedang kuliah magister S2 di MM UGM jurusan Human Resources and Organization. Selain di UGM, Marissa juga mengambil jurusan S2 Magister Humaniora di Unika Atmajaya Jakarta dengan spesialisasi pengajaran untuk anak tuna rungu.

    Pada kesempatan di Yogyakarta ini Marissa terpilih sebagai Duta batik Adiningrat dan batik Ningrat. Batik Adiningrat beralamat di Malioboro 73, dan batik Ningrat di Jalan Maliboro 23 ini merupakan gerai bisnis retail batik Pertiwi Group. Penandantanganan Marissa dipilih sebagai Duta batik Adiningrat dan Batik Ningrat MOU Marissa sebagai duta batik tersebut dimulai sejak 1 Agustus kemarin, dengan kurun waktu 1 tahun lamanya.

    “Saya sangat bersyukur bisa menjadi duta batik, karena saya mencintai karya Indonesia. Apalagi melihat perkembangan batik yang berjalan begitu pesat. Rancangan dari batik pun beraneka ragam dan pakaiannya sudah menjadi suatu rancangan yang modern,” ujar Marissa yang juga Ketua bidang Lembaga Keuangan Mikro Syariah Partai PPP ini.

    Saat di Hotel Grand Mercure Yogyakarta kemarin, Marissa juga panjang lebar bertutur tentang batik, lingkungan, hukum, dan persoalan politik.

    Hilman Hakim, Manager Operasional Pertiwi Grup mengatakan, setahun penuh Pertiwi Grup akan memakai jasa Marissa sebagai media promosi produk batiknya. Marissa adalah publik figur cerdas. Ia juga tak terimbas isu dari perkawinannya dengan Ikang Fawzi. (kpl/tia)

    Lihat Foto Marissa Haque di Yogyakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s