Posted in curhat

SKAL 2008 (2)

Lanjut neh …

SKAL 2008 kemaren, SKAL terakhir sebelum menjadi swasta di Aldsmada, menghadirkan obyek baru dalam sejarah SKAL. Apakah itu ? Nantikan.

Sekarang mw nyritain kronologis (walah, kayak kejadian kriminal aja) SKAL kemaren yg sempet saya ikuti, dengan estimasi waktu yg dibuat semirip mungkin.

  • Peserta SKAL sampai di Bandung pada pukul 05.00 (mungkin rekor kali yee). Wuaahhh, di satu sisi, ini menjadi keuntungan panitia karena potensi untuk ngaret di obyek pertama yaitu ITB bisa diminimalisir, namun disisi lain bisa merepotkan juga. Lho kok bisa? Begini ceritanya …
  • Petugas yang semula didaulat untuk melakukan penjemputan peserta SKAL adalah sebanyak 6 orang, masing-masing bis berjumlah 2 orang (satu orang mengarahkan supir bis menuju tempat penginapan,yang lain mengucapkan selamat datang dll ke peserta). Nah,,,
  • Jam 04.00 saya dan para petugas penjemput yang lain sudah ditelepon oleh jawair untuk mengabarkan bahwa bus SKAL sudah sampai nagreg. Segera kami siap-siap.
  • Jam 04.30 gantian arif yang menelepon menyuruh kami untuk segera menuju pintu tol pasteur saat itu juga. Nah lho, naik apa rip? Pokoknya ke tol pasteur saat itu juga. Akhirnya kami bertiga (saya, agung dan alfan) segera berlari cari angkot ke Pasteur. Sebenernya ada motor sih, tapi cuma satu yg bisa digunain, masak mau boncengan bertiga. Naik angkot caheum-ciroyom, kami hanya bisa naik sampai depan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).
  • Jam 04.45. Depan RSHS, sial, gk ada angkot yg menuju pasteur sepagi itu. Akhirnya kami bertiga jalan kaki.
  • Jam 05.00. Sampai di depan hotel Grand Aquila (sekitar satu kilometer dari RSHS) kami menemukan sebuah fenomena yang cukup membuat kami shock. 3 buah bus dengan plat W dan tulisan masing2 A,B,C di kaca depan melintas melewati kami. Usaha yg kami lakukan dengan cara melambai-lambaikan tangan tidak membuat bus berhenti. Maklum, hari masih petang, mungkin busnya nggak bisa ngeliat.
  • Yah, walaupun usaha yg kami lakukan gagal total, paling gk kami bertiga mendapat pengalaman baru jalan kaki di kota Bandung pada pagi-pagi buta sejauh satu kilometer.
  • Jam 05.15, kami berempat (+galih) sampai di penginapan dengan menggunakan 2 buah motor, lho kok bisa ? Inilah keajaiban SKAL … hehe …
  • Di penginapan, sudah ramai dengan aktivitas menaikkan kopor ke lantai 4 dan 5. Kami berempat segera turun tangan. Sebelumnya disana sudah ada jawair, arif, udin, mas adib dan yang lain (parah bgt gw,lupa).
  • Barang beres dinaikkan, kami agak nyantai sembari merencanakan untuk kegiatan selanjutnya. Namun inilah fatalnya kami, kami tidak mengestimasi susahnya menggiring para peserta dari kamar menuju bus. Efeknya, perjalanan ke ITB yang direncanakan sudah berangkat pukul 06.45 pun akhirnya baru bisa berangkat pukul 07.15 dan ini berefek domino mulai dari kedatangan ke kokesma, kedatangan ke prodi hingga keluar dari ITB.P1070520Suasana Briefing sebelum ke ITB
  • Setelah ITB, Cihampelas … sayang aq cuma nganterin doang, abis itu nyiapin makrab … gimana makrabnya ??? sabar …

Author:

Hanya seseorang ... Yang selalu berharap ... Untuk bisa terus memperbaiki diri ... Memperbaiki orang lain ... dan memperbaiki bangsa ini ...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s