Posted in Elektro

Grafik pada Coding Matlab

Membuat grafik seringkali merupakan faktor yang paling penting dalam penggunaan MATLAB sebagai alat bantu simulasi. Bahkan bisa jadi merupakan tujuan akhir dalam pengkodean MATLAB. Dalam pembuatan grafik, ada beberapa code yang digunakan, saya sendiri lebih sering menggunakan plot dan semilogy.

Untuk membuat warna garis, ada beberapa simbol yang bisa digunakan yang mencerminkan warna garisnya, setelah saya coba2  (ini tidak ditunjukkan dalam menu ‘help’ di Matlab) yaitu :

huruf  ‘r’ untuk warna merah (red)

huruf  ‘b’ untuk warna biru tua (blue)

huruf  ‘k’ untuk warna hitam (black)

huruf  ‘y’ untuk warna kuning (yellow)

huruf  ‘g’ untuk warna hijau (green)

huruf  ‘c’ untuk warna biru muda (cyan)

Advertisements
Posted in Elektro, telekomunikasi

HAPS untuk Mitigasi?

Masih berkaitan dengan tugas akhir saya.

Beberapa jam yang lalu saya mengagendakan untuk berkonsultasi kepada dosen pembimbing TA saya untuk lebih menspesifikkan topik yang saya ambil. Sebelum menghadap beliau, saya telah mempersiapkan beberapa judul yang mungkin bisa dipertimbangkan.

Judul-judul tersebut adalah :

1. Uji performansi LTE menggunakan HAPS

2. Alternatif penggunaan HAPS sebagai jaringan cadangan terestrial di Kota Bandung.

Sengaja saya utarakan dulu ide yang pertama kepada beliau karena ide yang pertama saya pesimis untuk diterima karena sudah banyak yang meneliti, kurang spesifik dan … pokoknya pesimis aja deh. Eh ternyata benar, tanggapan dari beliau kurang antusias. Maka dari itu, gk usah dibahas aja kali ye di tulisan ini (tapi buat yang pengen dialog, penulis terbuka untuk saling berbagi berkaitan dengan topik yang pertama).

Judul yang kedua. Saya sebenarnya optimis dengan judul yang kedua ini mengingat masih sedikit yang membahas dan cukup spesifik walaupun konsekuensinya saya harus bekerja lebih keras untuk mencari referensi. Namun disini agak terjadi sedikit misunderstanding. Kesalahpahaman itu terletak pada pembukaan yang saya utarakan pada dosen pembimbing mengenai ide saya tersebut. Saya memberikan penjelasan mengenai sebuah paper yang pernah saya baca disini. Lalu saya ibaratkan seandainya Kota Bandung terkena musibah bencana alam dan infrastruktur terestrial telekomunikasi yang ada luluh lantak, maka HAPS bisa dijadikan sebagai alternatif untuk mengganti infrastruktur telekomunikasi yang rusak tersebut. Jadi point yang ingin saya hadirkan adalah jika saja tidak ada infrastruktur telekomunikasi terestrial, maka HAPS  dengan mudah dan cepat mampu menggantikannya. Hal tersebut sudah saya perjelas dengan keinginan untuk membandingkan performansi kinerja (penerimaan sinyal telekomunikasi) suatu sistem pada suatu tempat di Bandung sebelum bencana (berarti ketika sistem terestrial masih mantab) dan setelah bencana (setelah digantikan oleh HAPS)

Namun ternyata dosen pembimbing saya tersebut lebih tertarik melihat sisi kegunaan HAPS pada mitigasi bencanya, seperti bagaimana HAPS bisa memberikan citra wilayah yang terkena bencana, yang sebelumnya biasa dilakukan oleh satelit. Hal ini memerlukan pengetahuan mengenai image processing (dimana saya benar2 nol dalam bidang itu) dan sudah pasti melenceng dari keinginan saya semula walaupun dosen saya ini sangat setuju dengan ide saya tersebut dan meminta saya untuk fokus di situ.

Memang disinilah pentingnya komunikasi dan kekuatannya.

Yah … saya memilih untuk mempertahankan keinginan saya semula. Semoga menjadi yang terbaik dan diberkahi Allah SWT.

Oh iya, berarti target buat dapet judul minggu ini hampir tercapai … Alhamdulillah … Ganbatte …

Posted in Elektro, telekomunikasi

High Altitude Platform Station (HAPS)

Itulah topik TA yang akhirnya saya pilih …

Agak berat juga mengingat sebelum dosen pembimbing saya mengajukan topik ini, saya belum pernah mendengar sama sekali yang namanya HAPS ini. Pas pertama kali mendengar, saya kira yang dimaksud adalah Hub (alat untuk penyambung LAN) hehe … sama sih pronunciation-nya.

Apa itu HAPS? Continue reading “High Altitude Platform Station (HAPS)”

Posted in Elektro, telekomunikasi

Tugas Akhir

Mulai lah pengerjaan Tugas Akhir …

Sebenarnya sudah sejak semester yang telah lalu menghubungi salah seorang dosen (Pak Iskandar) untuk meminta topik tugas akhir dan disarankan oleh seorang teman untuk mengambil topik radio trunking ke beliau…Namun karena memang dasarnya saya agak males ditambah dengan belum ngambil kuliah TA1 dan seminar, maka saya agak kurang memprioritaskan pengerjaan tugas akhir.

Baru setelah liburan semester 1 2008/2009 kemaren saya mulai memikirkannya di rumah dan di kosan, saya baca-baca tentang buku radio trunking (Tetra)…dan akhirnya lama-kelamaan saya kok kurang tertarik dengan topik ini karena menurut saya topik ini nggak up2date…

Trus saya inget2 lagi dan alhamdulillah keinget kalo P.Iskandar juga menawarkan beberapa topik yang lain yaitu tentang High Altitude Platform Station (HAPS), Milimeter WiveBand, dan satu lagi kalo gk salah telemetry.

Akhirnya setelah saya timbang2 dengan berat sekitar beberapa kilogram (hehe..) akhirnya topik tentang HAPS lah yang beruntung saya pilih (wueks …. mutah) …

Target saya tugas akhir ini akan selesai tidak lebih dari 4 bulan … walaupun terlihat sulit namun bukan berarti mustahil kan? Kuncinya adalah kerja keras dan fokus (wueks … omong tok) …

Ada apa tentang HAPS? Tunggu artikel selanjutnya …

See U …

Posted in Elektro

Menyongsong Era Konvergensi Telekomunikasi dan Informasi

Latar Belakang

Telekomunikasi kini bergeser menjadi salah satu kebutuhan primer. Peranannya dalam pembangunan peradaban umat manusia pun tidak bisa diabaikan. Kualitas kehidupan suatu bangsa pun salah satu parameternya adalah kemajuan teknologi telekomunikasi bangsa tersebut. Hal ini dikarenakan perkembangan teknologi telekomunikasi yang terus-menerus berkembang sampai saat ini dan dimasa-masa yang akan datang. Continue reading “Menyongsong Era Konvergensi Telekomunikasi dan Informasi”

Posted in Elektro

Wimax : Solusi Telekomunikasi Masa Depan

Telekomunikasi menentukan kemajuan suatu bangsa. Ketersediaan sarana telekomunikasi menjadi faktor penting bagi katalisator pembangunan suatu wilayah. Suatu daerah membutuhkan sarana telekomunikasi dan informasi untuk mempromosikan produk unggulan daerahnya atau daerah pariwisatanya. Mereka juga memerlukan informasi untuk pemenuhan akan bahan dasar industri lokalnya. Pun dengan pendidikan, kesempatan memperoleh informasi mempunyai hubungan grafik linier dengan kesempatan memperoleh pendidikan. Saat ini jelas sekali kesenjangan pendidikan antara daerah yang memiliki sarana telekomunikasi memadai dengan daerah yang masih kurang sarana telekomunikasinya.

Continue reading “Wimax : Solusi Telekomunikasi Masa Depan”

Posted in curhat, Elektro

KP @ Inti Cab. Hasan Sadikin

Hah ??? Emang ada ???

Seminggu setelah awal mula kami KP di INTI, tepatnya senin kemaren (16/06/08), kami (saya dan bagja) diajak utk. terjun langsung ke lapangan. Bukan lapangan dimana ada tower-tower BTS yg ditempatkan di tengah-tengah padang ilalang yg utk. menempuhnya dperlukan waktu berjam-jam pake mobil jeep dimana pemandangan begitu indah kiri-kanan sawah sejauh mata memandang terhampar langit biru seperti yg anda bayangkan. Lapangan yg saya maksud adalah RSHS, yup … Rumah Sakit Hasan Sadikin. Kebetulan disana PT.INTI mendapat proyek dari Telkomsel utk. memasang indoor GSM di RSHS.

Indoor GSM ini diperlukan untuk memperkuat sinyal GSM di dalam gedung. Awalnya, pihak RSHS meminta Telkomsel utk. memperbaiki sinyal yg. sering putus di dalam gedung. Lalu Telkomsel meminta PT.INTI selaku kontraktor utk.memasang GSM indoor di RSHS. Biaya pemasangan seluruhnya ditanggung oleh Telkomsel. So, buat HME kalo mau complain sinyal jelek ke Telkomsel mungkin bisa aja dipasangin indoor GSM gratis.
Di RSHS, kami tambah kenalan baru lagi, namanya Bu Niken, karyawan Telkomsel. Beliau yg bertanggung jawab dalam hal pemasangan indoor GSM di RSHS. Selama 2 hari, senin dan rabu, kami berempat (saya, bagja, b.niken dan p.unang) memeriksa setiap indoor GSM yg terpasang di atap gedung-gedung RSHS. Kami memeriksa setiap level sinyal dari antenna indoor yg bisa ditangkap oleh handphone. Capek juga sih sebenernya, tapi ya inilah mungkin gambaran kerja nanti.

Di RSHS, kami mendapatkan akses khusus ke tempat2 yg tidak mungkin dijangkau oleh orang2 luar seperti tempat pengelolaan gizi makanan, tempat kuliah anak FK.Unpad (huhuhu…), ruang penelitian dokter, tempat2 aneh macam patologi, anestesi, ortopaedi, dlldlldll. Banyak orang yg. kami temui, mulai dari nenek tua yg lagi dibopong oleh anaknya (mungkin), ibu yg mengelus2 anaknya yg masih balita, calon2 dokter (co-ass) yg dimarah-marahi sama dokter senior, lalu ada suster2 yg … (gk ah, ntar jadi membangkitkan fantasi yg aneh2).

Makan siang m3njadi favourite time bagi saya, selain ditraktir (hehe…) jga terjalin keakraban antara perbincangan-perbincangan kami. Pak Unang dan Bu Niken dengan semangat menceritakan pengalaman-pengalaman mereka lalu memberi kami nasehat untuk paska kampus kami “ntar kl udah lulus, kerja disini, trus setelah beberapa tahun pindah kesini, dlldll.”

Hari ini ada satu peristiwa yg memberikan makna pada hidup saya. Saat itu kami berlima (plus satu petugas rumah sakit), sedang memeriksa salah satu antenna di sebuah lorong RSHS di dekat kamar-kamar pasien, kebetulan siang itu lorongnya agak gelap (ntah apa cuma perasaan saya saja). Ketika sedang serius-seriusnya melakukan pengukuran tiba-tiba dari kamar sebelah terdengar teriakan :

Ampuuuuuuuunnnnnnn …….. Guuusssssssstiiiiiiiii ………. Saaaaaaakiiiiiiittttttt …………..

(jantung saya) Deg …

Salah besar jika anda mengira bahwa sedang ada take salah satu adegan sinetron “hidayah”. Rupanya ada salah seorang pasien yg kesakitan, ntah karena efek pengobatan atau memang karena penyakitnya.

atau mungkin … sakaratul maut …

Hari ini saya sangat bersyukur telah mendapatkan pelajaran yg sangat berharga …

tentang kesehatan …

tentang rasa sakit …

dan tentang … kematian …