Posted in prestasi

LCEN 2008

Keren …

Itulah kesan yang saya dapat dari penyelenggaraan LCEN 2008, konsep acaranya benar-benar berbeda daripada beberapa konsep acara lomba-lomba yang saya ketahui terutama saya cukup surprise dengan sistem penilaian/presentasi dari lomba LCEN itu sendiri.

Penilaian/presentasi yang konvensional dilakukan dengan cara setiap peserta naik ke atas panggung lalu mempresentasikan karyanya di hadapan juri-juri yang diberi meja berjajar menghadap panggung, persis seperti penjurian kontes2 musik seperti indonesia idol, KDI, dll. Namun di LCEN ini, penjurian dilakukan dengan cara masing-masing peserta diberi stand masing2 lengkap dengan mejanya kemudian juri datang ke meja masing-masing peserta secara bergiliran mulai dari meja yang paling dekat dengan jalan masuk deretan stand sampai dengan meja yang dekat dengan jalan keluarnya. Urutan penataan stand (mulai dari jalan masuk sampai jalan didasarkan pada undian yang telah dilakukan malam sebelumnya. Pada penilaian tersebut, saya dan kawan saya diberi kesempatan untuk mempresentasikan karya selama 5 menit, setelah itu sisanya 35 menit digunakan untuk interaksi antara peserta dan juri, jadi satu juri bisa mengajukan banyak pertanyaan secara paralel bahkan sampai puas akan penjelasan kami.

edit Inilah gambar dari deretan stand yang disediakan dalam proses penjurian. Kebetulan stand-stand bidang telematika diletakkan panggung yang agak ke atas, sejajar dengan panggung bidang elektronika non-mikro dan biomedik, sehingga terkesan menjadi pusat perhatian acara ini. Yang saya lingkari di samping adalah stand kami.

edit2

Nah, lebih spesial lagi, stand kami kebetulan berhadap-hadapan langsung dengan jalur masuk menuju panggung sehingga mau tidak mau pengunjung yang naik ke panggung langsung berhadapan dengan stand kami. Memang sih untuk proses penjurian tidak terlalu berpengaruh, namun kerasanya saat pameran karya.

Yah, sekian dulu oleh-oleh dari LCEN, akan dilanjutkan dengan LCEN (2).

Posted in curhat, prestasi

Prestasi Pertama … Alhamdulillah

Alhamdulillah …

Hanya itu yang mampu saya ucapkan ketika prestasi itu akhirnya datang.

Ya … akhirnya telur itu pecah juga (quote by zaki) …

Telur bernama prestasi yang saya kejar2 selama 1,5 tahun ini, semenjak saya masuk PPSDMS, akhirnya pecah juga. Memang sih … bukan prestasi yg mencengangkan … tapi cukup membuat saya termotivasi lagi dan merasa “masih pantas” tinggal di asrama PPSDMS … memang prestasi apa sih ? Continue reading “Prestasi Pertama … Alhamdulillah”